
Ciri-ciri nomina, yaitu diantara lain sebagai berikut :
a. Dapat diperluas dengan kata yang + kata sifat. Contohnya :
- Rumah yang bagus
- Cincin yang indah
- Air yang dingin.
- Bukan kursi
- Bukan dia
- Bukan sepeda, dan lain-lain.
- Dian membeli buku. Keterangan : Kata Dian (Subjek), dan kata buku (Objek).
- Dian membuatkan adik, pesawat dari kertas. Keterangan : Kata Dian (Objek), kata membuatkan (Predikat), dan kata adik, pesawat, kertas (O1, O2, O3).
- Perumahan
- Kerajaan
- Penari
- Timbangan, dan lain sebagainya.
Bagan Pembagian Kata Benda

Bagan Bentuk Kata Benda dalam Bahasa Indonesia

a. Kata Ganti.
Kata ganti adalah kata yang berkaitan dengan kata benda, yakni kata ganti serta kata benda. Baik benda yang sebenarnya maupun nama benda penggantinya. Kata ganti terdiri atas beberapa macam, yaitu :
- Kata ganti orang, contohnya : saya, aku, kamu, kami, -nya.
- Kata ganti diri, contoh : Pintu itu menutup sendiri.
- Kata ganti tunjuk, contoh : ini, sini, itiu, situ, sana.
- Kata ganti hubung, contoh : siswa yang malas dihukum guru.
- Kata ganti tanya, contoh : apa, mana, siapa, berapa.
Kata bilangan atau numeralia adalah kata yang mengacu pada jumlah, tingkat serta kumpulan tempat dari nama-nama benda atau yang dibendakan. Menurut artinya, kata bilangan terdiri atas :
- Kata bilangan utama, contoh : satu, dua, sepuluh, seratus, seribu, sejuta.
- Kata bilangan tak tentu, contoh : sagala, sesuatu, setiap, beberapa.
- Kata bilangan tingkat, contoh : pertama, kesatu, kedua, keseratus, keseribu.
- Kata bilangan kumpulan, contoh : ketiga, keduapuluh, berempat.
- Kata bilangan asal, contoh satu, ribu, ratus, juta.
- Kata bilangan bersambung, contoh : kesatu, kedua, bertiga, perseratus.
- Kata bilangan berulang, contoh : satu-satu, tiga-tiga, empat-empat.
- Kata bilangan majemuk, contoh : dua ratus, tiga besar, lima kali.
Berkomentarlah dengan baik dan sopan yang sesuai dengan topik artikel di atas dan jangan lupa centang Notify Me jika menginginkan balasan dari admin. Terima Kasih :)